Kerap Sesak Napas? Yuk Ketahui Apa Saja Penyebabnya di SehatQ.com

sesak napas

Sesak napas menjadi salah satu penyakit yang kerap dikeluhkan oleh sebagian besar orang dan dikaitkan lantaran adanya gangguan pernapasan. Namun sebetulnya, penyakit dengan nama ilmiah Dyspnea ini disebabkan oleh beberapa hal. Dimana anda bisa memeriksanya di direktori penyakit yang berada di kanal SehatQ.com. Ingin tahu apa saja penyebabnya? Berikut penjelasannya.

Penyebab dari Penyakit Dyspnea

  1. Asma

Mungkin bagi sebagian orang telah mengetahui jika asma menjadi penyebab utama dyspnea. Hal ini lantaran, asma merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pernapasan seseorang. Biasanya penyakit satu ini terjadi ketika saluran udara mengalami peradangan, sehingga membengkak, menyempit, dan menghasilkan lendir berlebih.

Alhasil, membuat sistem pernapasan terganggu dan berakibat pada dyspnea. Bahkan bukan hanya menyebabkan dyspnea semata, penyakit satu ini pun mengakibatkan dada menjadi sesak, batuk, dan bunyi mengi seperti “ngik-ngik” ketika menarik napas. Terkadang bagi penderita asma akan merasakan dyspnea ketika berada di kondisi tertentu.

  1. Keracunan Karbon Monoksida

Direktori penyakit pula menjelaskan jikalau penyakit satu ini disebabkan oleh keracunan karbon monoksida menjadi penyebab lainnya dari dyspnea. Sebagaimana yang diketahui, bila karbon monoksida merupakan gas yang tidak berwarna maupun berbau yang diciptakan oleh pembakaran bensin, kayu, arang, atau bahan bakar lainnya.

Semakin banyak karbon monoksida yang dihirup, maka akan membuatnya menumpuk di aliran darah hingga menyebabkan terganggunya sistem pernapasan. Begitu pula dengan polusi udara yang diklaim mengandung karbon monoksida dalam jumlah banyak, tentunya hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kerusakan jaringan hingga kematian.

  1. Anemia

Penyebab dyspnea lainnya ialah anemia yang terjadi lantaran jumlah sel daram merah di dalam tubuh alami penurunan. Biasanya penyebab sesak napas ini karena adanya penyakit lain yang mengganggu kemampuan tubuh guna memproduksi sel darah merah sehat seperti biasanya. Atau bisa juga karena adanya kerusakan sel darah merah di dalam tubuh.

Selain dyspnea, penyakit kekurangan sel darah merah pula menimbulkan dampak lainnya mulai dari kulit pucat, detak jantung cepat, pusing, sakit kepala, hingga sakit dada. Gawatnya lagi, penderita anemia terkadang akan merasakan penyakitnya jika sedang kelelahan. Bila tidak ditangani segera, bisa saja penyakit satu ini akan berakibat kematian.

  1. Gangguan Hormon Tiroid

Ketidakseimbangan hormon tiroid di dalam tubuh rupanya mampu menimbulkan masalah seperti dypsnea. Dimana hal ini bisa terjadi baik di kondisi hipertiroid dan hipotiroid, nantinya otot pernapasan akan menjadi lemah sehingga fungsi sistem pernapasan menjadi menurun. Selain dypsnea, kondisi gangguan hormon tiroid pun disertai oleh gejala lainnya.

Gejala tersebut yakni peningkatan metabolisme tubuh dari biasanya seperti mudah berkeringat, sulit berkonsentrasi, rambut rontok, irama jantung tidak beraturan, dan peningkatan tekanan darah. Sementara di kondisi hipotiroid, disertai pula oleh beberapa gejala lainnya yakni mudah lelah, sering merasa kedinginan, sulit buang air besar, kondisi kulit yang kering, dan obesitas.

  1. Kegemukan atau Obesitas

Tanpa disadari, ternyata bobot badan yang berlebihan menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami sesak napas. Biasanya kegemukan terjadi karena adanya lemak yang menumpuk di seluru bagian tubuh, apalagi di area dinding dada, perut, dan saluran pernapasan atas. Penumpukan di saluran pernapasan tersebutlah yang membuatnya kerap alami dyspnea.

Sebetulnya, sesak napas yang dialami oleh setiap orang berbeda beda penyebabnya. Maka dari itu, penting sekali bagi penderitanya untuk memeriksakan diri kepada dokter spesialis di rumah sakit terdekat. Apalagi jika keluhan dypsnea ini mengganggu aktivitas keseharian. Bila tidak ditangani segera, ditakutkan akan berdampak buruk bagi kesehatan anda.